NAMA          : Nur Ayu Shahnaz

NPM              : 434334022017039

 

1.    Perkembangan E-Commerce di Indonesia dibandingkan negara Asia lainnya

Menurut laporan McKinsey sektor e-commerce Indonesia sudah menghasilkan lebih dari 5 miliar dolar dari bisnis formal e-tailing dan lebih dari 3 miliar dolar dari perdagangan informal. Di Indonesia, bisnis e-tailing contohnya adalah Tokopedia, Bukalapak, JD.id, Lazada, dan Shopee. Sebaliknya, perdagangan informal melibatkan pembelian dan penjualan barang melalui cara tidak resmi seperti penggunaan sosial media dan platform pengiriman pesan seperti WhatsApp dan Facebook. Hal seperti ini di Indonesia biasa disebut sebagai online shop.

Tidak seperti di negara lain, perdagangan informal atau perdagangan sosial berkembang pesat di Indonesia. Bahkan, menurut data terbaru, perdagangan sosial menyumbang 40% dari semua penjualan e-commerce di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa banyak pemain e-commerce besar seperti Tokopedia dan Lazada belum sepenuhnya menembus pasar e-commerce di negara ini.

Sektor e-commerce Indonesia sedang berkembang, jumlah penjual online di Indonesia meningkat dua kali lipat setiap tahun selama tiga tahun terakhir dan mencapai total 4,5 juta penjual aktif di tahun 2017. Sekitar 99% di antaranya adalah usaha mikro dan setengahnya merupakan bisnis online saja tanpa ada toko fisik.

 

2.    pendapat anda disaat pandemi seperti ini mengenai tumbuhnya industri rumahan yang menggunaan media online untuk penjualannya?

Jawab:

Menurut saya disituasi pandemic saat ini yang dimana banyak orang yang terkena dampaknya seperti pemutusan hubungan kerja, hal itu membuat masyarakat yg terkena dampaknya untuk memulai suatu usaha rumahan. Cara mengiklankan dan menjual hasil industri yang mudah dan cepat yaitu melalui media online. Terutama dimasa pandemic ini banyak masyarakat yang masih takut untuk bepergian keluar rumah, alternative untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan belanja online. Jadi menurut saya menjadi suatu keputusan yang pas apabila media online menjadi sarana penjualan.

 

3.  Pendapat anda bahwa peluang untuk menjadi netpreneurship sangat terbuka luas, apakah benar? Jelaskan.

Jawab:

Peluang untuk menjadi netpreneurship itu sangat terbuka luas karena di era global mayoritas masyarakat sudah pandai menggunakan internet dan media penjualan online. Masyarakat pun lebih menyukai belanja online dibandingkan harus mendatangi toko offline ditambah lagi banyak platform penjualan online  menawarkan promo yang menarik, sehingga masyarakat lebih tergiur untuk belanja online.

 

4.  Pendapat anda untuk memulai membangun toko online sendiri dengan serius yang bertujuan menambah penghasilan

Jawab:

Untuk membangun toko online banyak harus dipelajari dengan benar mulai dari cara foto produk yang menarik, membuat kalimat iklan yang membuat orang yang membacanya percaya dengan produk yang kita jual, mempunyai ide kreatif agar foto produk dan layout toko onlin terlihat rapi terorganisir hingga cara mengemas produk untuk dikirimkan ke konsumen.

5.    https://www.bukalapak.com/u/shahnaz_ayu

Comments

Popular posts from this blog

5 Peluang Usaha Rumahan Di Masa Pandemi Corona